Kenangan

Sejarah kehidupan kita meninggalkan kenangan

Diantara kenangan, ada hal-hal yang indah

sebaliknya, ada hal-hal yang pernah membuat kita kecewa

Ada hal hal yang baik

Ada juga aib

Karena itu, sebagiannya lebih baik disimpan

Untuk dijadikan pelajaran saja

Adalah kewajiban kita menjaga aib saudara kita

Perkenankan aku..

Pertanyaan itu selalu muncul, memenuhi benak pikiranku sebnarnya apa arti dan makna pernikahan bagi orang-orang. Dulu aku punya sorang kawan yang ia pernah bertutur, “kalau nikah bukan sunnah nabi aku gak akan memikirkan”. Dan tatkala itu aku yang kerap kali mengomporinya. Alhamdulillah, justru teman tersebut cepat dan mudah dalam proses pernikahan.

Kini, saat waktu sudah berlalu, aku masih berjuang mengumpulkan makna demi makna.. Sudah lebih nampak terang bagiku, bahwa menikah bukanlah perayaan di suatu hari. Ia juga bukan sarana yang dapat menghilangkan permasalahan. Karena mungkin saja memang beberapa permasalahan tersolusikan dengan menikah, tetapi tentu akan datang jua tanggung jawab-tanggung jawab baru yang mungkin lebih besar.

Saya pikir, menikah itu bukanlah ajang balapan, walaupun bagi yang sudah mampu menyegerakannya adalah sunnah Nabi. Tapi bukan berarti yang agak tertinggal sama dengan looser (mudah-mudahan ini bukan apologi). Kalau hanya untuk balapan, nikah aja sehari dengan perjanjian (mut’ah deh jadinya… Na’udzubillah). Bukan berarti juga, siapa yang duluan menikah akan duluan masuk surga kan. Salah-salah dengan bertambahnya tanggung jawab bila tidak amanah maka interogasinya kelak tambah lama.. Allahu Musta’an.

Tuhan, aku belum bisa menangkap rahasiaMu. Namun yang kurasakan, sepertinya dalam tiap-tiap episode hidupku Engkau benar-benar menempa hatiku. Termasuk soal menikah ini. Ampuni aku atas kelalaian-kelalaianku. Terima kasih puji syukur aku panjatkan kepada Mu atas semua karunia Mu. Namun aku berharap, Engkau beri kemudahan bagiku dan Engkau perkenankan aku menyegerakannya.

Menikah..

Yang berarti aku siap menjadi individu dengan fungsi baru

siap menerima tanggung jawab baru

yang berhujung keridloan Mu

hambaMu,

4 April 2011

Jangan Salahkan

seringkali kita marah dan kecewa pada hal-hal kecil

pada hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak kita

padahal sejatinya ada hal besar yang mesti kita syukuri

tapi hati kita tertutup

tersulut amarah

terkadung kecewa

dan tanpa sengaja kita membuat orang khawatir

sehingga mereka mencari cara

agar kita tidak marah dan kecewa

mereka berniat memberikan ketenangan

maka jangan selalu salahkan mereka

jika mereka memberi kita ketenangan yang semu

dan kita pun menyebut mereka pembohong

mempermainkan kita

sehingga terakumulasilah kemarahan dan kekecewaan

kita hina mereka

kita caci maki mereka

kita katakan mereka tidak becus memimpin

memang jujur itu berat

karena seringkali jujur itu menyakitkan

memberi pahit baik pada diri maupun orang lain

dan kini jujur itu bertambah berat

karena kita memilih kesemuan

 

yogya,20 Feb 2011 before sleeping

Harapan

Terpekur,kupandangi langit dg seksama
mencaricari celah diantara gelapnya
barangkali saja ada seberkas cahaya
dari sebuah bintang bernama maaf,atau ikhlas,atau tawakal..
Kusisir semua kenangan
hendak menyaring tinta pada susu dibelanga
mungkinkah?
Semungkin apa!
Akankah aku Kau ijinkan bersua
menikmati pemandangan pelangi dg segala keindahannya
kupandangi langit sekali pandang
kelam sekali malam
perlahan terpejam jua kedua mata
semoga esok terjaga
dan pelangipun menyapa

Kenangan Perjuangan di Lab itu..

Rasa2nya seperti mencari mosfet,hiks..
jd ingat masa2perjuangan,teman2lab,mas nung,pak bambang,jg meja2,osiloskop dan semua saksi bisu disana..
ketika kukira aku sudah bisa berteriak hore! Ups,aku salah,belum ada,dan perjalananpum terus berlanjut,masih cukup panjang..
Awalnya smua terasa berat,sampai2aku hampir pts asa..bhkn dg begitu byk pihak yg membantuku..Namun trnyata tak ada plhan lain,kecuali menyelesaikannya,apapun hasilnya..dan aku pun mulai kembali..
Entah,berapa kali ledakan terjadi.dan..oh,maafkan aku teman,jika ada yg harus trluka karenanya..but finally,benang kusutpun sdikit2 terurai,restu menuju perhelatan akbar pun terlahir(bc:pendadaran),alhamdulillah..

thanks for all..thanks God, thanks for everything

Amin Diajati begitulah perjuangan nur, ingatgak waktu kita ikut kelasnya Eldas Pak BST dari 7 peserta kelasnya pak BST hanya 3 yang sampai selesai, aku ma gatot hampir gugur dan nyerah di tengah jalan.

Hidayat Wahyu yupz….
it was such of a past time to remember…
we’ll feel how beautifull our life is, after we pass it with our best….
keep struggling noor……
seemmmaaaaannnnggaat……….
Erry Dwi Kurniawan dicoba dulu
Izbet Alighorky itu urusan anda!!

Elsa Melfiana Alhamdulillah …
Selamat ya Nur ..

Igi Ardiyanto amin..

وحي برادانا lho, itu terserah Anda…
Nur, hardware-mu itu statusnya gmn??
mau dibawa pulang atau dikasihkan Lab?? sepertinya masih ada di meja…

Aditya Kurniawan hwehehehe, wapred menunjukkan kepedulian yang penuh sama lab, padahal dia harus nya di lab sebelah, hehehe. Mantab pred!
sakjane babe tu apikan lho, aku baru ngumpul skripsi dua minggu yang lalu, ga dimarahin tu…

وحي برادانا ya iya, kan udah ga ada kaitan lagi..

Tentang Cinta dan Harapan

Takut, cemas, khawatir dan keragu-raguan
barangkali semuanya itu berawal dari sebuah harapan
memang sudah sepatutnya jangan sampai kita sandarkan harapan pada yang salah
apalagi jika harapan itu menyangkut suatu perkara yang besar
barangkali hanya akan selalu jalan di tempat
karena kita ragu2
Harapan memang sepatutnya kita serahkan pada Penguasa Alam
Allah subhanahu wa ta’ala
niscaya hati akan menjadi tenang
keragu2an pun sirna
benarkah begitu?
ya berucap memang mudah namun implementasinya sungguh sulit
tapi memang benar, kalo kita berharap
maka ketakutan akan muncul
kenapa?
takut nantinya apa yg kita dapat ga sesuai dengan harapan
so, berbuah keraguan untuk melakukan apa yg ingin kita lakukan
trus kalo ternyata kita menemukan sedikit saja ketidak sesuaian dengan harapan
muncullah kecewa
huff…
tapi harapan adalah manusiawi
karna harapanlah manusia mampu bertahan dalam hidupnya
ya hanya saja kepada siapa kita berharap
barangkali itulah yang menjadi poin pentingnya
maka saya setuju dengan ungkapan
jangan mencintai karena
cinta tulus tidak menaruh harapan
hanya senang melihat senang
maka cintailah cinta (lo??)
cintailah secara sederhana saja
dengan menyandarkan cinta pada Sang Pemilik Cinta
(mudah2an sih aku sendiri bisa begitu)
ya karna
bukan titik yang menyebabkan tinta
namun tinta yang menyebabkan titik
bukan cantik yang menyebabkan cinta
namun cinta yang menyebabkan cantik

wallahu a’lam
sebarkan cinta!
karna muslim seharusnya menjadi rahmat

Waspadalah!

Semua telah diaturNya dengan sangat sempurna
termasuk bagaimana tata pergaulan yang seharusnya
antara pria dan wanita
bagaimana berbusana yang baik
hanya saja dunia semakin gelap sehingga kita sudah sangat sulit untuk membedakan
mana yang baik mana yang buruk
huff………
fitnah itu….
fitnah syubhat
fitnah syahwat
sungguh setan benar2 pandai menggelincirkan kita

WASPADALAH.. WASPADALAH..