Archive for the ‘Dunia Kata-kata’ Category

Ibu Bilang…

Ibu bilang…
wanita itu harus tegar
selalu tampakkan keceriaan agar kau tak cepat tua
sabar dan syukurlah agar kau senantiasa mendapatkan kelapangan hati
sehingga rianglah hari-harimu

Continue reading »

Tidak Salah, Tapi…

Adikku..
Aku mengerti perasaanmu..
Pertarungan hebat yang senantiasa terjadi dalam hatimu..
Rasa riang berbunga-bunga yang membuat wajahmu memerah tersipu malu..
Rasa takut akan murkaNya bagi hamba-hamba pengikut hawa nafsu..
Aku tahu adikku..

Continue reading »

Tuhan, durhakah aku?

Sejak kecil sampai kini
berusaha aku menuruti
berusaha aku mengerti
orang tua bilang begini
terus saja kujalani hidup ini
mengumpulkan keping-keping
makna diri
hingga aku mulai bisa bercermin
aku melihat bayangku samar di balik cermin
namun aku meragu..
apakah itu aku?
Semakin kupandangi cerminku
semakin nyata sosok
diriku?
sosok itu terus meyakinkanku
tapi,tunggu!
kataku,
aku belum pamit ayah ibu
aku ingin menjadi sepertinya
durhakah aku, Tuhan?

Continue reading »

Bukan Puisi Cinta Biasa

Suatu hari ketika aku buka2 ef-es ku  aku nemuin puisi ini di ef-es salah seorang teman. Keren banget, makanya aku posting di sini nih..
 
Werdining katresnan punika;
rerakit lumampahing mangsa kang ngukir lembaring dalu rina
kang sinerat dening astaNya.

Continue reading »

Purnama dan Matahari

Seperti yang sudah pernah aku tulis,
sebuah kalimat indah tentang namaku,
“Noor. Noor adalah cahaya. Cahaya yang menerangi setiap hati manusia”

Continue reading »