Ada Pertemuan Ada Perpisahan


Sedih karena berpisah, tentu saja manusiawi. Dan tiap kali kita sedang bersedih karena berpisah barangkali banyak orang -orang di sekitar kita yang mengingatkan bahwa perpisahan adalah konsekuensi dari perjumpaan itu sendiri. Sebagian kita lantas menyalahkan pertemuan yang tentu saja tidak punya kesalahan. Sungguh betapa piciknya manusia. Sebagian lagi, ada juga sih yang berusaha menerima perpisahan sebagai resiko dari perjumpaan.
Tapi, pernah gak sih ada yang berpikir…
Ada pertemuan pasti ada perpisahan
kenapa ga kita balik saja, jadi kalimat itu kini menjadi,
Ada perpisahan pasti ada pertemuan
Bukankah dengan begitu kesedihan akan sirna dan berbalik menjadi harapan yang lebih baik^_^

Ga usah jauh-jauh. Lihat saja siklus manusia. Ia dilahirkan di dunia berarti ia berjumpa dengan dunia. Ini menandakan akan datangnya suatu kepastian akan perpisahan yaitu kematian. Dan perpisahan itu sndiri akan mengantarkan kita pada sebuah pertemuan agung.Pertemuan yang telah lama kita nantikan, pertemuan dengan Ar-Rahman ArRahiim.

Jadi, ga usah deh sedih berlarut karena perpisahan. Setelahnya, toh kita akan disampaikan pada pertemuan berikutnya. Dan pertemuan itu akan mengantar kita pada perpisahan. Begitu seterusnya, karena begitulah roda kehidupan akan terus berputar. Namanya juga hidup di dunia, tak ada yang abadi^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s