Teruskan (Membaca Kisah Hidup)


Tak tahu harus kuanggap sebagai apa. Mimpi burukkah, atau ujian Alloh. Namun, semua telah berlalu. Aku pun tak kunjung mengerti mengapa masih ada sedih di dalam hati. Aku tak ingin terus begini. Sia-sia diam di sini dengan tak satu langkahpun aku ayunkan kakiku.Tak satu huruf pun aku lanjutkan membaca.
Aku seperti orang bodoh yang menikmati kesedihan. Terus berselimut malas. Semangat pun seperti enggan menyapaku. Setan menertawai kekalahanku. Aku tersudut. Aku ingin berlutut, khusyuk dalam ketundukan padaNya.
Aku telah berjalan ke sana ke mari. Mencari apa itu ketenangan. Merasakan seperti apa kedamaian. Semakin aku berkelana, semakin gelisah hatiku. Hingga aku pun merindukan untuk kembali. Pulang, dari petualang. Mendulang menang.
Entah masih berapa langkah lagi. Entah berapa episode lagi. Hanya Alloh yang tahu, kapan kisah hidupku akan berakhir. Namun, aku tidak diciptakan untuk menunggu episode terakhir. AKu diciptakan untuk mengukir kisah hingga episode terakhir.

One response to “Teruskan (Membaca Kisah Hidup)

  1. fampiijogjaglobalwarming

    oke deh semangat yah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s