Alhamdulillah..Niscaya Dilapangkan!


Aku ingin menutup sesi menulisku malam ini dengan sebuah tulisan untuk senantiasa mengingatkan diriku sendiri. Sebuah nasihat dari seorang ustadz yang senantiasa kuingat. Beliau (ustadz) senantiasa mengingatkan santri-santrinya untuk mengucapkan lafa hamdalah di dalam situasi apapun.

” Ucaplah Alhamdulillah, baik saat sedih maupun senang, saat lapang maupun sempit”

Alhamdulillah…memang, tatkala senang dan atau lapang hamdalah adalah ucapan ta’dhim syukur kita. Sebaliknya, mengucap Alhamdulillah dengan senyuman saat sedih dan atau sempit biidznillah hatimu akan terasa dilapangkan..

Maka, Alhamdulillah…

Alhamdulillah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s