Antara Gie dan Aku


Menonton film Gie seakan tak pernah bosan. Selalu ada makna yang berbeda di waktu yang berbeda. Makna setiap kata yang meluncur begitu dalam, sehingga dapat dimaknai sangat luas. Akan hadir makna berbeda dari sudut pandang yang berbeda. Gie, sebuah film  yang  digarap  hampir tanpa cacat dalam pemilihan seting  latar, busana, dan unsur-unsur pendukung film lainnya. Setidaknya, itulah pandanganku yang tak mengerti apapun tentang film. Gie, sebuah film yang mungkin tak kan digemari para pecandu hura.

Ah, antara aku dan Gie memang tak ada hubungan apapun. Tapi jamanku dan jamannya di mana aku hidup dan di mana dia hidup, adalah jaman yang tak sama tapi serupa. Meski berpuluh tahun jaman ini dipisahkan, permasalahan yang ada hampirlah sama. Mirip.

Antara aku dan Gie, tak ada benang merah apapun. Akan tetapi, kejernihan hati untuk melihat kebenaran itulah yang aku butuhkan saat ini. Jua ketegaran dalam kesendirian. Sendiri dalam keramaian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s