Baru Sebentar…


Baru satu hari, bahkan kurang. Ya, baru saja hampir satu hari aku menikmati akhir pekanku di kota kelahiranku. Aku belum sempat melakukan apa-apa kecuali tidur di atas kasurku serta makan masakan bunda yang selalu istimewa. Bahkan, aku belum sempat menyusun rencana-rencanaku menghabiskan akhir pekan di Semarang.

Meski malas-malasan, siang itu aku pergi juga ke optik. Bunda memang selalubegitu, begitu sayang pada anak-anaknya. Kalau bukan dipaksa bunda untuk memeriksakan mataku, aku takkan rela menukar kenikmatan santai di rumah dengan capek-capek pergi ke optik. Apalagi, pulangnya tak jua ada yang bisa kubawa.

Sepulang dari optik, aku kehujanan. Alhasil kepalaku malamnya agak pusing. Tapi aku tak akan senewen demi mendengar sebuah berita gembira. Ya, sebuah berita gembira yang membuatku harus mendiskon liburanku. Aku harus pergi ke Jogja lagi. Tak hanya aku, kami sekeluarga haruslah pergi ke Jogja. Saat itu ayahku memutuskan untuk pergi Sabtu siang. Itu berarti, liburku, santaiku, habis sudah. Aku capek. Bahkan, semula aku pulang ingin menyusun jadwal baru di semester baru, belum sempat aku memikirkannya sedetik pun. Alloh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s