Bercermin Yuk!


Adalah fitrah wanita suka bercermin diri di depan kaca. Pun aku demikian. Aku perhatikan dengan seksama detil wajahku. Namun, aku tak dapat melihat secara jelas karena cerminku telah kotor.

Lalu, akupun mengambil kapas basah untuk membersihkan debu yang menempel di cermin tersebut. Tak lama kemudian aku kembali mematuk-matuk diri di cermin itu. Oh sungguh banyak ketidaksempurnaan diriku ini.

***

Tak ada larangan untuk bercermin kawan, maka alangkah baiknya jika dapat bercermin sesering mungkin. Namun, perlulah diingat, tak dapat bercermin dilakukan secara baik jika kaca berdebu. Maka, bersihkan dahulu cerminmu sebelum kau bercermin diri.

Bercerminlah, sesuka kita, sesering mungkin. Itu tak kan menjadi masalah. Akan kita dapatkan lalu apa-apa saja kekurangsempurnaan kita sebagan insan manusia. Bercermin bukan hal yang buruk. Bercermin yuk! Agar kita pun sadar ada gajah di kelopak mata kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s