Menanti Rahmat Allah


Kapankah langit kan kembali cerah
menampakkan birunya
menjadi hamparan bagi sinaran surya

Kapankah padang rumput kan menghijau
memantulkan sinar mentari yang berkilau
menjadi hidangan bagi sapi dan kerbau

Kapankah sungai kembali mengalir
membelah membasahi kota yang ramai
menjadi pelepas dahaga negeri

Negeri ini t’lah menjadi kering
jadilah rakyatnya jatuh miskin
jangankan baju bisa dibeli
makan nasi pun yang sudah basi
perilaku pun serupa hewani
yang lemah dijamin mati

Semua berdoa bermunajat
Tak jarang Tuhan pun kena cela
karena tak ada lagi akal sehat
istighosah hanya menjadi upacara
sementara larangan terus saja dilanggar
katanya
menanti rahmat Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s