Walimah seminar nasional


Semalam habis menghadiri sebuah resepsi pernikahan yang ga taunya masih pake adat jawa komplit. Capekdeh…ribet banget:p Mending kalo cuma capek,parahnya sih banyak hal yang menjurus ke arah kesyirikan. Udah capek, ribet, menjadi sumber murka Alloh lagi…T,T Na’udzubillah deh..

Kepikiran aja, kayaknya seru juga ya kalo walimahan dibuat acara seminar nasional. Ini yang kemudian menjadi sebuah canda (entah serius ato nda) temen-temen saya di LPKTA UGM kepengurusan Abbas Sanusi mengadakan “kesepakatan” siapa yang paling duluan nikah resepsinya dalam bentuk semnas alias seminar nasional.

Kesepakatan itu terjadi karena berturut turut sejak masa kepengurusan Abbas, setiap tahunnya kami  mengadakan rangkaian acara satu pekan yang puncak acaranya adalah seminar nasional. Nah, kami selalu harus jumpalitan dalam pengelolaan dananya berhubung jarang sekali sponsor yang mendukung. Paling-paling modal kami cuma dana bantuan fakultas yang ga seberapa. Ya, paling-paling satu juta, itu sudah paling banyak. Alhamdulillah selalu ketutup dari kontribusi peserta yang juga ga seberapa, kurang lebih peserta dikenai biaya tiga puluh ribu rupiah. Padahal, ingin rasanya kami mengadakan seminar nasional yang sedikit lebih mewah, kalo bisa ada gala dinner nya gitu :d

Pengalaman-pengalaman itulah yang akhirnya membuat kami “mengikrarkan” kesepakatan mengenai walimah seminar nasional. Cukup menarik kan? Ada yang mau mengikuti “jejak” ini? hehehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s