Tuhan, durhakah aku?


Sejak kecil sampai kini
berusaha aku menuruti
berusaha aku mengerti
orang tua bilang begini
terus saja kujalani hidup ini
mengumpulkan keping-keping
makna diri
hingga aku mulai bisa bercermin
aku melihat bayangku samar di balik cermin
namun aku meragu..
apakah itu aku?
Semakin kupandangi cerminku
semakin nyata sosok
diriku?

sosok itu terus meyakinkanku

tapi,tunggu!
kataku,
aku belum pamit ayah ibu

aku ingin menjadi sepertinya
durhakah aku, Tuhan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s