Bola


Aku menyebut dengan bola, karena bola itu bundar dan hampir selalu menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi anak kecil. Aku tak tau mengapa aku harus menemukan sebuah bola lalu aku senang bermain dengan bola tersebut dan …ups! tiba-tiba bolaku terlepas dari kuasaku, menggelinding dan terus menggelinding, menjauhiku. Nampaknya aku harus merelakan bolaku.

Aku kesal, jengkel, kecewa, marah, sedih. Bagaikan seorang bocah yang menangis kencang ketika harus kehilangan mainan yang sedang sangat disenanginya. Kurasa sikapku pada bola itu sudah sangat menunjukkan bahwa aku kesal, aku sedih. Tetapi bola itu tetap menggelinding. Bola itu tak pernah tau bahwa aku sedih kehilangan mainanku. Atau aku tak tau barangkali aku seperti tak menunjukkan kesedihanku.

Bola, ya barangkali memang karena aku menamakan benda itu dengan sebutan bola. Bola yang bulat. Bola bundar. Bebas bergerak, dan terus menggelinding… Mungkin, aku akan mendapatkan hadiah mainan baru yang lain, yang akan lebih menyenangkan bagiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s