Tetep Sabar :D


Rasa-rasanya ini seperti sudah tidak bisa dimaafkan lagi. La wong kerja ga seberapa (cuma duduk-duduk dan ngetik) tapi membuatku merasa lelah seperti ini. Sayangnya, aku belum punya pilihan lain. Yang bisa aku lakukan hanyalah terus berlatih untuk sabar, dan kian menyibukkan diri, meski aku merasa tertatih-tatih. Paling-paling, berolahraga adalah jalan untuk menyeimbangkan ini semua. Renang, atau senam. Basket, sangat sulit merealisasikannya. Ya, sabar adalah obat terbaik untuk terus kukonsumsi, sebab memang manusia harus bersabar, sampai ajal menjemputnya. Berharap berlebihan soal kehidupan baru (baca: menikah dan berumah tangga) adalah hal yang justru akan membuatku semakin lelah, lagi pula itu bukan solusi, hanya sebuah fase yang barangkali sudah pantas bagiku (tapi belum tentu sudah tiba saatku sekarang ini kan). Ya, aku hanya bisa terus berlatih untuk sabar dan juga terus memperbaiki diri untuk menyambut dua kepastian, kepastian akan kematian, maupun kepastian datangnya jodoh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s