Tentang Cinta dan Harapan


Takut, cemas, khawatir dan keragu-raguan
barangkali semuanya itu berawal dari sebuah harapan
memang sudah sepatutnya jangan sampai kita sandarkan harapan pada yang salah
apalagi jika harapan itu menyangkut suatu perkara yang besar
barangkali hanya akan selalu jalan di tempat
karena kita ragu2
Harapan memang sepatutnya kita serahkan pada Penguasa Alam
Allah subhanahu wa ta’ala
niscaya hati akan menjadi tenang
keragu2an pun sirna
benarkah begitu?
ya berucap memang mudah namun implementasinya sungguh sulit
tapi memang benar, kalo kita berharap
maka ketakutan akan muncul
kenapa?
takut nantinya apa yg kita dapat ga sesuai dengan harapan
so, berbuah keraguan untuk melakukan apa yg ingin kita lakukan
trus kalo ternyata kita menemukan sedikit saja ketidak sesuaian dengan harapan
muncullah kecewa
huff…
tapi harapan adalah manusiawi
karna harapanlah manusia mampu bertahan dalam hidupnya
ya hanya saja kepada siapa kita berharap
barangkali itulah yang menjadi poin pentingnya
maka saya setuju dengan ungkapan
jangan mencintai karena
cinta tulus tidak menaruh harapan
hanya senang melihat senang
maka cintailah cinta (lo??)
cintailah secara sederhana saja
dengan menyandarkan cinta pada Sang Pemilik Cinta
(mudah2an sih aku sendiri bisa begitu)
ya karna
bukan titik yang menyebabkan tinta
namun tinta yang menyebabkan titik
bukan cantik yang menyebabkan cinta
namun cinta yang menyebabkan cantik

wallahu a’lam
sebarkan cinta!
karna muslim seharusnya menjadi rahmat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s